.

.

Uang Palsu Beredar di Siak, Pedagang Wisata Kuliner Jadi Korban uang palsu

SIAK SRI INDRAPURA, - Raut wajah Winarsih (52) seketika berubah, setelah mengetahui dua lembar pecahan Rp50 ribu yang baru saja diterimanya dari pria mengendarai motor Yamaha RX King, agak berbeda dengan uang asli. Untuk memastikan kecurigaannya itu, Winarsih langsung memanggil Lina, anak semata wayangnya.
"Benar nih bu, ini memang uang palsu, dari mana ibu dapatnya," kata Lina, sembari mengusap-usap kedua uang palsu itu dan juga menerawangnya.
"Baru saja ada dua pasang muda-mudi yang makan di warung ibu, belanja mereka jumlahnya Rp94 ribu, saat sisa uangnya Rp6 ribu dikembalikan, dia tak mau terima. Langsung buru-buru naik motor dan pergi," jelas Winarsih, yang berjualan makanan di turap sungai Siak, di Siak Sri Indrapura.
Kepada GoRiau.com, Kamis (30/6/2016), Lina menceritakan kejadian yang menimpa orangtuanya, Rabu (29/6/2016) malam. Gadis berjilbab ini memperlihatkan dua lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu yang diterima ibunya dari pria tersebut. Secara kasat mata, memang tak terlihat uang itu seperti palsu.
Namun, setelah diteliti ternyata uang di prin out menggunakan kertas jenis HVS yang licin. Potongannya juga tidak rapi, karena masih ada sisa kertas putih di sudut uang palsu. Bahkan, saat diterawang, tidak ada gambar pahlawan I Gusti Ngurah Rai.
"Memang uang palsu, tapi saya belum melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. Rencana besok uang palsu ini mau diserahkan ke polisi," jelasnya.
Sumber : Go Riau

Related Posts:

Paman Sodomi Balita hingga Tewas

KEDIRI - Berdasarkan pemeriksaan polisi, diketahui motif SY menyodomi keponakannya, AM (2,5 tahun) hingga tewas adalah karena perasaan cemburu belum dikarunia anak.

Menurut Kapolres Kota Kediri AKBP Wibowo, Rabu (29/6/2016), pengakuan tersangka tergolong ganjil. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan membawa pelaku untuk menjalani tes psikologi dan kejiwaan.

"Dalam kasus ini pelaku akan dijerat Pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Yang bersangkutan bisa kena pidana tambahan bila terbukti ada unsur pemberatan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, AM, balita berusia 2,5 tahun asal Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, tewas setelah menjadi korban sodomi. Ironisnya pelaku sodomi, SY (30), adalah pamannya sendiri.

Related Posts:

Wow... Ada Ubi Raksasa Beratnya 1 Kwintal Asli Palas Rumbai Riau

PEKANBARU - Diantara keramaian pasar murah Ramadan di halaman Kantor Gubernur Riau, ada stand Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) asal Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, yang memamerkan hasil tanaman ubi raksasanya. Ubi kayu hasil stek dari jenis ubi manggalo (ubi karet, red) dengan adira empat, ini memiliki berat kurang lebih satu kwintal hingga 1,5 kwintal perbatangnya.
"Ubi Palas ini sudah kita produksi sejak tahun 2003 lalu. Butuh waktu sebelas bulan sebelum dipanen," ungkap Ketua Gapoktan, Awaldi Hasibuan kepada GoRiau.com, Kamis (23/6/2016) di Pekanbaru.
Saat ini, setidaknya ada 180 batang yang telah tertanam. Setiap kali memanen, harus ada enam orang yang beraksi. Dengan penuh hati-hati, ubi akan digali dengan cara mengurutkan panjang akar ubi menjalar. Jika tidak dilakukan dengan demikian, maka ubi akan tertinggal di dalam tanam.
"Ini kan makan tempat buat nanamnya, satu batang bisa makan tempat 3x3 meter. Kita mau kembangkan, nambah lahan lagi," terangnya.
Hasil tanaman ubi nya ini diolah menjadi tepung mokaf untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan olahan, seperti Bolu Kemojo, Brownies dan Steak Cripsi.

Related Posts:

Pasang Iklan Murah

Kredit Murah

×