.

.

Meskipun Ada Larangan, ASN di Kota Dumai Tetap Main Pokemon Go

DUMAI - Melalui surat nomor: B/2555/M.PANRB/07/2016, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PanRB) Republik Indonesia Yuddy Chrisnandi, mengeluarkan larangan untuk bermain game virtual berbasis global positioning sytem (gps) di lingkungan instansi pemerintah.

Dari pantauan GoRiau.com, meskipun demikian, hal ini tidak menyurutkan niat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, main Pokemon Go. Buktinya, ada asn di Pemko Dumai, yang main game virtual berbasis gps ini.

Padahal Menteri Yuddy, mengingatkan untuk tidak main di lingkungan instansi pemerintah, sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instansi pemerintah, serta menjaga produktifitas dan disiplin asn.

"Ya mainnya jangan sampai ketahuan juga. Kalau ketahuan main di instansi pemerintah, bisa kena sanksi," ujar Yudha salah seorang ASN di lingkup Pemko Dumai kepada GoRiau.com, Kamis malam (21/7/2016).

Ia saat ini sudah mencapai level 6 dalam bermain Pokemon Go. Meskipun lebih sulit memainkannya di Dumai, dibandingkan kota besar, seperti Jakarta.
"Disini sulit mainnya. Karena sering hilang pikachunya. Apalagi pokestop belum ada di Dumai," bebernya singkat.

sumber : goriau

Related Posts:

Gubernur Ganjar Sebut Pokemon Go Bisa Dongkrak Pariwisata Jateng

Semarang - Pokemon Go menjadi game yang dianggap bermanfaat bagi pariwisata. Objek wisata dan taman yang dijadikan Pokestop atau Gym sehingga banyak dikunjungi, namun pemainnya tetap perlu kontrol diri.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Pokemon Go bisa menjadi hal positif untuk 'menjual' obyek wisata. Namun pengelola tempat wisata juga harus kreatif dan inovatif.

"Menjadi penting kalau kita bisa inovatif dan kreatif misalnya dengan jualan pariwisata, Pokemon-nya ada di Lawang Sewu, Borobudur, Prambanan, maka orang akan datang ke sana," kata Ganjar di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (20/7/2016).

Meski bisa bermanfaat, lanjut Ganjar, jika tidak bisa mengendalikan diri dalam bermain Pokemon Go, maka hasilnya akan buang-buang waktu. Menurut Ganjar, orang tua juga perlu melakukan pengawasan terhadap anaknya yang ikut dilanda 'demam' Pokemon Go.

"Perlu pengawasan. Pengawasan itu penting agar anak tidak ketagihan bermain Pokemon Go," tandasnya.

Tidak hanya anak-anak, Ganjar menegaskan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ikut bermain Pokemon Go agar sadar diri dan tidak mengganggu kinerjanya. Ia tidak mengeluarkan larangan khusus untuk PNS agar tidak mencari Pikachu dan kawan-kawannya itu, namun Ganjar berharap mereka tahu diri.

"PNS ya harus tahu dan sadar diri. Main itu (Pokemon Go) ya itu boleh, tapi harus tahu waktu. Kalau dilarang justru akan nyolong-nyolong untuk bermain. Kita butuh kesadaran," tegasnya.

Game berbasis teknologi augmented reality tersebut banyak dipakai oleh gamers dari seluruh dunia termasuk di Indonesia. Sedangkan di Kota Semarang sendiri, seluruh tempat wisata menjadi Gym tempat mengadu Pokemon, sedangkan puluhan taman kota merupakan Pokestop dengan dilengkapi Wi-Fi gratis.

sumber : detik

Related Posts:

Berburu Pokemon, Warga Perancis Terobos Kodim Cirebon

Tampilan permainan Pokemon Go di layar ponsel.

"Pokemon Go," yang menggunakan Google Maps dan ponsel pintar untuk menggabungkan realitas dengan makhluk-makhluk Pokemon, secara resmi belum diluncurkan di Indonesia namun sudah sangat populer.

Kepolisian Daerah Jawa Barat menyatakan telah menahan seorang pria Perancis yang menerobos kompleks Komando Distrik Militer (Kodim) Cirebon saat sedang bermain "Pokemon Go."

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, Romain Pierre, 27 tahun, ditangkap di sebuah pos penjagaan Senin malam (18/7) setelah awalnya sempat kabur ketika dihadang penjaga kompleks tersebut.

Pierre kemudian dibebaskan beberapa jam kemudian karena jelas "ia tidak berniat memasuki kompleks tersebut karena ia sedang berburu Pokemon sambil jogging," ujar Yusri, Selasa.

Ia menambahkan bahwa Pierre bekerja untuk sebuah perusahaan di Jakarta dan sedang mengunjungi Cirebon.

"Pokemon Go," yang menggunakan Google Maps dan ponsel pintar untuk menggabungkan realitas dengan makhluk-makhluk Pokemon, telah sangat populer di AS dan negara-negara lain di mana permainan itu tersedia. Permainan itu secara resmi belum diluncurkan di Indonesia namun sudah sangat populer.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan kepada wartawan minggu lalu ia telah menangkap sejumlah Pokemon di Istana Presiden di Jakarta.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan permainan itu dapat digunakan untuk meningkatkan pariwisata kota.
Namun beberapa pejabat keamanan khawatir permainan itu dapat menjadi ancaman keamanan.

PAKET ANDA HABIS,ISI DI ISI bebasbayar.com/?b=784a02bd 

sumber : voa

Related Posts:

Satgas Tinombala Baku Tembak di Poso, Santoso Diduga Tewas

Jakarta - Terjadi baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok teroris di Pegunungan Sambarana, Poso, sore tadi. Dalam baku tembak itu, pimpinan MIT yang selama ini diburu, Santoso alis Abu Wardah diduga tewas tertambak.

"Dua OTK mati kena tembak. Kami belum pastikan dia adalah Santoso. Tapi diduga salah satunya adalah Santoso," ujar Wakapolda Sulteng Kombes Leo Bona Lubis ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (18/7/2016).

Peristiwa baku tembak itu terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Tim Satgas Tinombala awalnya menemukan lima orang tak dikenal.

"Ada dua akhwat dan tiga orang laki-laki," ujar Leo.

Dua orang laki-laki tersebut terkena luka tembak. Salah satu di antaranya itulah yang diduga merupakan Santoso.

Sedangkan tiga lainnya melarikan diri.

sumber : detik

Related Posts:

Pernikahan Kakek 63 Tahun dengan Gadis 18 Tahun di Bone

Pernikahan Kakek 63 Tahun dengan Gadis 18 Tahun di Bone Heboh – Baru-baru ini, netter facebook dihebohkan oleh berita tentang Pernikahan Kakek 63 Tahun dengan Gadis 18 Tahun di Bone.

Seorang pria paruh baya berusia 63 tahun yang diketahui bernama Haji Nasir resmi menikah dengan gadis berusia 18 tahun yang bernama Milawati.

Milawati adalah gadis yang baru lulus SMA warga Desa Suwa Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Siapakan Haji Nasir ?, kakek berusia 63 tahun yang menaklukan hati seorang Gadis 18 tahun itu.

Menurut warga setempat, Haji Nasir sendiri adalah warga Desa Masago Kecamatan Patimpeng Bone, Sulsel. Ia adalah pensiunan guru, hartanya banyak, dia juga dikenal sebagai kakek gaul di desanya.
Ketika menikahi Milawati, status kakek yang beruntung itu adalah duda, 3 bulan yang lalu ia ditinggal sang isteri tercinta yang meninggal dunia, dari pernikahannya yang pertama, Haji Nasir diketahui tidak memiliki anak.

Pasangan yang menghebohkan itu menikah pada tanggal 11 Juli 2016.
Untuk meminang Milawati, Haji Nasir memberikan mahar Emas 2 gram dan satu Mobil Toyota Rush, namun yang tertulis ketika pernikahan hanya emas seberat 2 gram.
Berita Pernikahan Kakek 63 Tahun dengan Gadis 18 Tahun di Bone, Sulsel itu langsung membuat heboh, bahkan sempat diberitakan di acara infotainment.

Pasangan ini pun bak selebriti, ketika mereka bepergian ke Mall, banyak warga yang ingin berfoto bersama pasangan yang baru menikah ini.

Haji Nasir dan Milawati menikah tanpa paksaan dalam artian bukan di jodohkan, mereka suka sama suka.
Ketika diwawancarai di sebuah acara televisi, Haji Nasir yang ditanya seputar penikahannya itu menjawab cukup diplomatis. Menurutnya itu adalah Jodoh.

“Sudah Jodoh aja” Kata Haji Nasir ketika ditanya seputar pernikahannya denga Milawati.

Sumber : Ketemu Lagi

Related Posts:

Selain di Madinah, Bom Bunuh Diri Juga Meledak di Qatif dan Jeddah

Madinah - Pengebom bunuh diri menyerang tiga kota di Arab Saudi, yakni Madinah, Qatif dan Jeddah. Serangan ini disebut terkoordinasi saat umat Islam tengah puasa di hari kedua terakhir di bulan suci Ramadan.

Dilansir Reuters, Senin (5/7/2016) serangan ini menargetkan diplomat Amerika Serikat, jemaah Syiah dan markas keamanan di dekat Masjid Nabawi di Madinah. Pihak keamanan tengah memeriksa laporan dari ledakan di Madinah dan Qatif.

Ledakan bom bunuh diri terjadi di markas keamanan di dekat Masjid Nabawi, Madinah, pada Senin (4/7) sore waktu Arab Saudi, bertepatan dengan waktu berbuka puasa. Ini adalah kota kedua paling suci bagi umat Islam setelah Makkah, tempat Nabi Muhammad dimakamkan.

Televisi al-Arabiya melaporkan, korban tewas dari ledakan di Madinah adalah tiga orang pelaku bom bunuh diri dan dua petugas keamanan.

Sebuah video yang dikirim ke Reuters oleh saksi menunjukkan kobaran api besar di antara mobil yang diparkir. Suara sirene ambulans terdengar nyaring mengangkut para korban. Sebuah gambar yang dikirim menunjukkan seorang pria dengan luka bakar penuh darah berbaring di tandu ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Gambar lain yang beredar di media sosial menunjukkan asap hitam mengepul dari api di dekat Masjid Nabawi. Masjid ini dibangun pada abad ke-7 oleh Nabi Muhammad yang juga dimakamkan di masjid ini bersama dua penerus pertamanya.

Di Qatif, setidaknya ada satu atau dua ledakan yang menghantam dekat sebuah masjid Syiah. Kota ini menjadi rumah bagi banyak anggota Syiah. Satu pengebom bunuh diri disebut tewas di lokasi kejadian.

Beberapa jam sebelumnya, seorang pembom bunuh diri tewas dan dua orang terluka dalam ledakan di dekat konsulat AS di kota Jeddah. Seorang pejabat keamanan Saudi mengatakan, penyerang memarkir mobil di dekat konsulat AS di Jeddah sebelum meledakkan perangkatnya.

Sumber : Detik

Related Posts:

Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1437 H Jatuh Pada 6 Juli 2016

Jakarta - Kemenag baru saja selesai menggelar sidang Isbat. Sidang memutuskan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada tanggal 6 Juli 2016.

"Kami bersepakat, bahwa 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari lusa, Rabu 6 Juli 2016," ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Senin (4/7/2016).

Lukman mengatakan keputusan itu diambil dengan berdasarkan laporan dari kurang lebih 90 titik yang ada di Indonesia. Seluruh pelapor kecuali daerah Aceh dan Sumbar (yang belum melapor karena posisinya berada di paling barat), menyatakan hilal belum tampak.

"Jadi besok hari Selasa, kita masih berpuasa. 1 Syawal jatuh pada hari Rabu," ujar Menag.

Rangkaian sidang ini diawali pemaparan Tim Badan Hisab Rukyat Kemenag, terkait posisi hilal secara astronomis pada 29 Ramadan 1437H/2016. Kemudian acara akan berlanjut ke sidang utama setelah salat Maghrib.

Sejumlah perwakilan ormas turut hadir dalam sidang Isbat ini di antaranya perwakilan dari Muhammadiyah dan PBNU. Selain perwakilan ormas, sidang Isbat kali ini juga dihadiri oleh perwakilan Duta Besar Negara Islam seperi dari Iran, Malaysia, Palestina, Arab, Afghanistan, Pakistan, Al Jazair.

Proses penentuan awal Syawal ini menggunakan metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriyah. Hal itu sebagaimana diatur di dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sudah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1437 H jatuh pada 6 Juli 2016. Penetapan didasarkan pada hisab hakiki wujudul hilal.

Sumber : Detik

Related Posts:

Presiden Dijadwalkan Tarawih Di Nurul Iman Padang

Padang - Presiden Joko Widodo dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (4/7) sore dan shalat tarawih di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, setelah istirahat dan berbuka puasa di Hotel Inna Muara setempat.

"Malamnya sekitar pukul 20.45 WIB beliau direncanakan membagikan sembako di Masjid Mukaromah, kawasan Muaro Padang," kata Kepala Bagian Protokoler Sekretariat Provinsi Sumbar, Kuswandi Kutar di Padang, Minggu.

Menurutnya agenda presiden akan dilanjutkan keesokan harinya, Selasa(5/7) yaitu membagikan sembako bagi masyarakat kurang mampu di pantai Muaro Lasak, Padang sekitar pukul 09.00 WIB.

"Lokasi berikutnya masih tentatif. Salah satu rencananya adalah menuju Solok. Di simpang pasar Alahan Panjang singgah sejenak untuk bagi sembako dan sholat Zuhur di Masjid Ummi Alahan Panjang. Setelah itu, kembali ke Padang, buka bersama di RM Sederhana," ujarnya.

Malam terakhir Ramadhan itu, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan untuk menghadiri kegiatan takbiran di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

"Untuk takbiran ini, kegiatan Pemprov Sumbar akan digabung dengan kegiatan Pemkot Padang," jelasnya.

Sementara pada saat lebaran, presiden direncanakan melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar dilanjutkan sarapan pagi dan bersilaturahim dengan masyarakat.

"Kita siapkan lantai satu Masjid Raya Sumbar untuk kegiatan ini," katanya.

Siangnya, presiden akan terbang ke Solo. Namun sebelum sampai di Bandara Internasional Minangkabau, presiden akan blusukan dan memberikan bantuan pada masyarakat.

"Ini adalah rencana terakhir hingga Sabtu malam. Namun, sewaktu-waktu jadwal tetap bisa berubah sesuai keadaan," katanya.
Sumber : Antar Sumbar

Related Posts:

Memasuki H-7, Lonjakan Penumpang Di Bandara SSK II Masih Normal

PEKANBARU - Memasuki H-7 lebaran Idul Fitri 1437 H, lonjakan penumpang masih terasa normal di bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Kamis (30/6/2016). Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-3 mendatang.
Air Duty Manager Bambang Setiawan S.Sos mengakui sejauh ini, lonjakan arus mudik masih lancar. Ia menyebutkan sejak empat hari lalu, eskalasi penumpang perlahan mulai bertambah.
"Semakin mendekati hari H semakin naik. Puncaknya, dari pengalaman sebelumnya, kita prediksi akan terjadi di H-3," terangnya kepada Tribun.
Pantauan Tribun selama dua hari, data keberangkatan dan kedatangan dibanding tahun sebelumnya belum mengalami kenaikan yang signifikan. Bambang mengatakan kenaikan hari ini, dikarenakan banyaknya jumlah pesawat yang tersedia.
"Tidak terlalu signifikan, karena memang pesawatnya sendiri bertambah," paparnya.
Seperti hari ini, Kamis (30/6/2016) jumlah pesawat sebanyak 74 unit dengan jumlah ketersediaan bangku sebanyak 13.174, dan penumpang 11.455. Demikian juga data kemarin, Rabu (29/6/2016) sebanyak 74 pesawat, tersedia bangku sebanyak 12.304, sementara penumpang hanya sebanyak 9.979.
"Artinya, selisih angka masih ada bangku kosong," terang Bambang.

Sumber : TRIBUNPEKANBARU

Related Posts:

Wabup Siak Lepas Seribu Pemudik

SIAK SRI INDRAPURA, - Wakil Bupati Siak H Alfedri melepas keberangkatan peserta "Mudik Asyik" yang difasilitasi Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Riau Sumbar Kepri yang bekerjasama dengan PT IKPP Perawang di Area Kantor PT IKPP Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Jumat (1/7/2016).
Sebanyak seribu pemudik karyawan PT IKPP Perawang dan 30 bus yang disediakan perusahaan bubur kertas ini diberangkatkan dengan tujuan Padang dan Medan.
Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Afdiwar Anwar mengatakan, untuk kota tujuan mudik tahun ini Medan dan Padang. Dimana sebanyak 600 orang untuk tujuan Padang dan 400 orang lagi tujuan Medan dan sasaran peserta mudik tahun ini adalah seluruh masyarakat pekerja yang ada di Kabupaten Siak dan sekitarnya.
Dijelaskannya, BPJS Ketenagakerjaan tentunya memberikan fasilitasi bagi masyarakat pekerja peserta program BPJS Ketenagakerjaan, baik sektor Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU).
"Para pemudik bersama ini cukup dengan membawa fotocopy kartu BPJS Ketenagakerjaan dan fotocopy KTP," jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Siak Alfedri menyambut baik program Mudik Asyik dilakukan BPJS Ketenagakerjaan tersebut.
"Kami mengapresiasi adanya kepedulian instansi terhadap prosesi mudik para pekerja, termasuk BPJS Ketenagakerjaan yang memang memiliki hubungan erat dengan para pekerja," sebutnya.
Ia mengatakan, eksistensi kehadiran BPJS sangat besar terhadap kesejahteraan buruh, dan umumnya masyarakat.
"Pemkab Siak bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan, kesejahteraan dan keselamatan pekerja merupakan modal dasar untuk membangun daerah," jelas Alfedri.
Dikatakannya, ini merupakan progam baik yang baru pertama kali di Siak. Ia berharap pemudik selamat sampai ketujuan dan kepada karyawan di Kabupaten Siak jangan ragu lagi masuk ke BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Pimpinan Perusahaan IKPP Perawang Hasanuddin mengatakan, program Mudik Asyik ini kerjasama pihaknya dengan BPJS Ketenagakerjaan. Semua karyawan yang bekerja di perusahan IKPP Perawang, izin kerjanya sudah mengambil cuti dari masing masing ship.
Kegiatan mudik asyik  bersama  BPJS selanjutnya akan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu programTanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Sumber : Go Riau

Related Posts:

Pasang Iklan Murah

Kredit Murah

×